TNI-AL Kodaeral IX (19/3/2026).
Dalam rangka Operasi Pamtas RI-RDTL-Australia di Laut Timor dengan menggunakan KRI PNH-626 Komandan Gugus Tempur Laut (Danguspurla) Koarmada III Laksamana Pertama TNI Andri Kristianto, M.Han melaksanakan kunjungan ke Pos TNI AL di perbatasan yaitu Posal Kisar, Posal Moa dan Posal Wetar yang merupakan Posal dibawah jajaran Kodaeral IX pada Kamis (19/3/2026).
Kunjungan tersebut bertujuan selain melihat secara langsung kondisi prajurit yang bertugas di daerah perbatasan juga memberikan motivasi dan semangat bagi sesama prajurit Jalasena dalam menjalankan tugas yang diamanatkan oleh negara khususnya di wilayah perbatasan.
Dalam kesempatan tersebut, Komandan Gugus Tempur Laut Koarmada III juga menyerahkan dukungan sembako kepada masing-masing Posal.
"Kehadiran kami di sini adalah untuk memastikan bahwa setiap prajurit Jalasena yang bertugas di garis terdepan merasakan dukungan penuh dari pimpinan. Kalian adalah mata dan telinga negara di wilayah perbatasan," ujar Danguspurla dalam arahannya.
Menanggapi kunjungan tersebut, Dankodaeral IX Laksda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dukungan moral dan logistik yang diberikan oleh pimpinan Guspurla III kepada prajurit di bawah jajarannya.
"Kehadiran KRI Panah-626 dan rombongan Danguspurla di Posal Kisar, Moa dan Wetar adalah suntikan moral yang luar biasa bagi prajurit kami. Sebagai satuan di bawah jajaran Kodaeral IX, Posal-posal ini memiliki peran krusial dalam deteksi dini dan pengamanan wilayah perbatasan yang berbatasan langsung dengan negara tetangga," tegas Dankodaeral IX.
Selain itu, ditempat yang terpisah Laksda TNI Hanarko Djodi P juga menambahkan bahwa sinergi antara kapal perang yang sedang beroperasi dengan Pos-pos Angkatan Laut merupakan kunci keberhasilan menjaga kedaulatan.
"Instruksi saya kepada seluruh Danposal adalah terus tingkatkan kewaspadaan dan jalin komunikasi intensif dengan unsur KRI yang melintas. Kita harus memastikan tidak ada sejengkal pun wilayah kita yang terabaikan," tambahnya.
Kehadiran KRI Panah-626 dalam Operasi Pamtas RI-RDTL-AUSTRALIA di perairan Laut Timor menjadi wujud nyata kehadiran TNI AL wilayah perbatasan sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (@Dispen Kodaeral IX).




0 Komentar