TNI AL, Tarakan, 6 Juli 2026 – Komandan Kodaerah Angkatan Laut (Dankodaeral) XIII Laksamana Muda TNI Sumarji Bimoaji didampingi Ibu Ketua Jalasenastri Kodaeral XIII Gabungan Koarmada RI Ny,. Alvita Bimoaji menghadiri kegiatan Pelarungan Padaw Tuju Dulung dalam rangka Iraw Tengkayu XV Pekan Kebudayaan Daerah Kota Tarakan Tahun 2026 yang digelar di Pantai Amal Lama, Kelurahan Pantai Amal, Kecamatan Tarakan Timur, Minggu (5/7/2026).
Kegiatan yang mengangkat tema "Bersatu Berdaulat Melindungi dan Mengembangkan Warisan Budaya Iraw Tengkayu di Bumi Paguntaka Tarakan Hibot" tersebut berlangsung meriah dengan dihadiri sekitar 10.000 masyarakat. Acara dipimpin langsung oleh Wali Kota Tarakan, dr. Khairul, M.Kes., serta dihadiri sejumlah pejabat pemerintah pusat dan daerah, unsur Forkopimda, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, akademisi, pimpinan instansi vertikal, serta berbagai elemen masyarakat. Kehadiran Dankodaeral XIII beserta Ketua Daerah Jalasenastri Armada XIII merupakan bentuk dukungan TNI Angkatan Laut terhadap pelestarian budaya daerah sekaligu mempererat sinergi dengan pemerintah dan masyarakat.
Dankodaeral XIII menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Festival Iraw Tengkayu XV yang dinilai sebagai salah satu warisan budaya masyarakat Tidung yang memiliki nilai historis, sosial, dan kebangsaan. Menurutnya, pelestarian budaya lokal merupakan bagian penting dalam memperkuat persatuan bangsa serta menjaga identitas daerah di tengah perkembangan zaman. Dankodaeral XIII juga menegaskan bahwa TNI Angkatan Laut siap mendukung setiap kegiatan positif yang mampu mempererat kebersamaan, meningkatkan kecintaan terhadap budaya nusantara, serta memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas wilayah serta mendukung kemajuan pariwisata dan pembangunan di Kota Tarakan.
Dalam sambutannya, Wali Kota Tarakan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan Festival Iraw Tengkayu XV. Menurutnya, festival budaya yang telah menjadi agenda tahunan tersebut merupakan kebanggaan masyarakat Kota Tarakan dan terus berkembang hingga masuk dalam jajaran 100 Kharisma Event Nusantara. Ia berharap Festival Iraw Tengkayu semakin dikenal secara nasional bahkan internasional sebagai ikon budaya Kalimantan Utara.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus berperan aktif dalam melestarikan budaya melalui inovasi, kreativitas, serta pemanfaatan teknologi digital sehingga nilai-nilai luhur budaya lokal tetap lestari di tengah perkembangan zaman.
Dispen Kodaeral XIII, Koarmada RI.





0 Komentar